Transcript
Auto-generated transcript. Not time-synced to the video.
Etz Pri Oseh Pri
Pohon buah menghasilkan buah
Buah pertama dari pohon menunjukkan esensi dari pohon pertama yang juga adalah 'Pri" pohon
Pohon itu sendiri adalah buah
Artinya bukan hanya buah yang kamu ambil dari pohon
Pertama kali kamu bisa makan pohonnya
Pohon itu adalah "Pri"
Pohon yang memiliki buah menghasilkan buah
Chazal mengatakan: "Kita dapat belajar sesuatu untuk mengubah hidup kita dari segala sesuatu"
Suatu hari saya belajar sesuatu dari karpet saya
Saya belajar sesuatu yang sangat penting dari karpet saya
Ini benar-benar relavan dengan Shiur ini dan relevan dengan Shiur apapun juga
Saya punya anjing, anjing terbaik didunia, namanya Bully
Saya menamainya Bully karena dia justru kebalikan dari namanya
Kelihatan seperti itu tapi dia bahkan tidak menggonggong
Bully seperti anjing kebanyakan yang rontok bulunya
Walaupun usianya 15 tahun tapi sampai hari ini masih rontok bulunya tapi sedikit berkurang dari biasanya
Artinya hampir setiap hari, karpet saya, ruang tamu saya kelihatan seperti anjing lainnya
Kadang atau kapan saja dia mengambil makanan.. Dimana dia ingin memakannya?
Di karpet. Dia tidak mau makan di lantai
Dia mau makan di karpet karena dia merasa nyaman
Dengan anjing lain yang datang dengan bulunya dan makanannya jadilah pesta besar yang menyenangkan
Jadi setiap hari melihat karpet ini, dan harus menyedot debu yang ada di karpet
Sebelum di vakum, karpet itu terlihat sangat buruk, sangking buruknya saya ingin membuangnya
Terlihat sangat buruk.. Keliatannya saya tidak bisa membersihkannya
Dan kemudian istri saya mengatakan bersihkan, jadi saya bersihkan
Saya mengambil penyedot debu dan membersihkannya. Saya membersihkannya dan terlihat baru lagi
Hal yang sama dengan seorang Yahudi yang tidak pernah melakukan Mitzvah (Perintah) seumur hidupnya
Seorang Yahudi yang melakukan kesalahan besar hari ini
Seorang Yahudi yang melanggar Shabat
Seorang Yahudi yang melakukan kesalahan-kesalahan yang bisa dibayangkan
Memberikan yetzer hara (keinginan jahat) begitu banyak amunisi untuk meyakinkannya.. Menyerah saja..
Tidak ada cara untuk kembali. Kamu terlihat seperti karpet, terlihat mengerikan
Ada kue, ada kotoran. Hanya Tuhan yang tahu apa yang ada padamu
Kamu tidak bisa kembali pada HaShem
Tidak.. Itulah yang harus kamu pelajari
TeShuva (Pertobatan) selalu terbuka.. Selama lampu masih menyala
Selama orang Yahudi masih disini.. Kesempatan untuk melakukan masih terbuka
Begitu jam berhenti berdetak.. Tidak ada lagi TeShuvah..
Begitu jam berhenti berdetik karena Mesias sudah tiba disini
Atau jam berhenti berdetak karena tiba pada titik tertentu atau ada yang lain
BeEzrat HaShem sampai 120 tahun jam kita berhenti berdetak
Sekarang kita kembali ke buah. Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari buah?
Kita belajar dari karpet atau buah yang bahkan ciptaan yang lebih jenius daripada karpet
Jika kamu perhatikan apa bagian yang paling indah dari buah? Bagian tengah dari buah
Jika kita potong buah menjadi dua. Contohnya buah apel..
Kamu melihat keindahan ciptaan. Mengapa?
Ketika kamu memotong menjadi dua bagian, kamu melihat semuanya
Kamu melihat kulitnya, dibagian luar, yang melindunginya
Kamu melihat tubuh dari buah itu
Dan kamu melihat kulit yang melindungi perhiasan yang berharga, itu benihnya sehingga terus berproduksi
Menunjukkan bahwa itu bukan datang dari ledakan.. Jelas ada sistem disini. Ada logika
Tidak datang dari beberapa ledakan
Jika kamu melihat buah secara terpisah, itu berbeda satu sama lainnya
Kebanyakan dari mereka, yang ada dalam gambar termasuk sayuran
Memiliki satu kesamaan penyebut
Mereka semua tidak terlihat sama, mereka terlihat berbeda, seperti yang kita lihat digambar
Tidak semua rasanya sama, jelas seperti yang kita ketahui dari pengalaman, tapi semuanya bertindak sama
Begitu kamu mengupas kulitnya.. Begitu kamu mengupas apel..
Biarkan beberapa saat, kupas apel sedikit, apa yang terjadi setelah apel dikupas?
Menjadi gelap! Ini yang kita pelajari dari apel
HaShem memberikan kita perhiasan yang sangat berharga seperti jiwa kita yang ada didalam
DIA juga memberikan tubuh, seperti tubuh kita
Untuk melindungi neshamah (jiwa) didalam tubuh.. Kita diberi kulit
Dia memberikan kita kulit untuk menyembunyikan apa yang berharga
Ini tidak ada bedanya denga perempuan Yahudi atau pria Yahudi
Apa yang terjadi pada apel..
Begitu kamu melepas pakaiannya.. Dia berubah menjadi hitam. Mengapa menjadi hitam?
Karena dia malu! Dia malu kamu melihat apa yang ada didalamnya
Ini pelajaran yang harus diambil perempuan Yahudi dan pria Yahudi
Namun sayangnya sekarang, sudah umum perempuan berjalan setengah telanjang
Dan para pria berpikir tidak ada yang terjadi, itu normal
Suatu waktu seorang pria mengadakan pesta dan mengundang rabi-nya
Dan dia berkata kepada sekelompok orang.. Rabi, dia ingin berpamitan, dia akan pergi berlibur
Rabi bertanya kalian akan pergi kemana? Dia menjawab akan pergi ke Bahama
Oh ke pantai.. Jalan-jalan..
Rabi berkata pergi ke pantai dengan istrimu? Iya
Istrimu akan berpakaian yang sama dengan orang lain? Iya dia akan memakai bikini, tidak masalah
Rabi berkata bisa saya lihat bikininya? Bisakah kamu memanggil istrimu untuk turun
dan menunjukkan bikini yang akan dia pakai di Bahama?
Pria itu jelas tersinggung dan berkata apa maksudmu? Ada 300 orang disini dan beraninya kamu
Rabi macam apa kamu? Meminta untuk melihat istri saya menggunakan bikini
Rabi berkata mengapa menjadi masalah untuk menunjukkan kepada saya dan 300 orang disini
Tapi tidak jadi masalah untuk menunjukkan pada 50 ribu orang di pantai?
Telingamu harus mendengarkan mulut mu yang bodoh
Apel mengajarkan kita suatu pelajaran. Kamu tidak seharusnya menunjukkan tubuhmu kepada dunia
Kamu tidak seharusnya menunjukkan bagian yang HaShem katakan untuk dilindungi
Inilah sebabnya apel, jeruk, strawberi, pir, pisang dan lainnya
Begitu kita mengupas kulitnya.. Mereka mencoba memberi kita pelajaran
Mereka mencoba mengingatkan kita bahwa ini tidak normal
Normalnya adalah harus ditutupi. Mengapa? Karena sesuatu yang berharga harus ditutupi
Jika saya mempunyai sekantong berlian, apakah saya akan melemparkannya ke udara
dan menunjukkan kepada dunia bahwa saya memilikinya? Tidak!
Saya akan menyimpannya didalam brankas diantara brankas satu yang satu dengan yang lainnya
Menyimpannya begitu aman karena itu barang berharga
Sama seperti tubuh.. Sama seperti jiwa.. Tidak seharusnya kita menunjukkan tubuh kita pada dunia..
Dan ini adalah sesuatu yang bisa kita pelajari dari buah